Kamis, 10 September 2015

-sakuranya sudah layu-
*aku harus menang*

           ami memasuki ruang kampusnya, sebelum masuk ami sempat pergi ke mading kampus dan disana ada pengumuman tulis cerpen dan memenangkan trip study tour ke korea, ami berpikir dia pernah memenangkan juara satu perlombaan menulis cerpen, ia ingin sekali pergi ke korean terutama karena eiji ada disana.
          ami langsung mengambil formulir pendaftaran dan langsung memulai pekerjaannya, di ruang kampusnya.
         
         *bicara dalam bahasa jepang*
         "ohayou ami (selamat pagi ami)." hiruka menghampiri ami yang tengah sibuk dengan laptopnya itu.
         "ohayou.... " mata ami masih fokus ke arah laptopnya itu.
         "ini cerpen ,, kau ikut lomba cerpen itu. waaahh sugoi(keren)" hiruka juga ikut memandangi laptop itu.
         "jika menang pasti kau ke korea kan ?" hiruka sedikit menyenggol bahu ami.
         "hentikan." ami pun menyimpan dokumennya dan menutup laptopnya.
         "kenapa berhenti" hiruka merasa kalau ami berhenti karena kehadiran dirinya.
         "aku masih bingung dengan jalan ceritanya , aku ingin mencari inspirasi dulu, sampai nanti." ami pun pergi sambil melambaikan tangannya.

         ami pun pergi ke sebuah taman kota tokyo dan ingin mencari inspirasi disana, ia merasa iri dengan pasangan kekasih yang berjalan-jalan, sambil berpegangan tangan. ia pun mendapatkan ide tetang cerita dirinya dan eiji saat ia menyadari kalau ia belum mengatakan iya atau tidak.

        dengan susah payah ami menyelesaikan cerpennya itu dan hiruka bisa melihat mata ami yang menghitam seperti panda. ami terlalu sibuk dengan cerpennya, sampai-sampai ia lupa dengan kesehatannya.

       "permisi aku akan mengirimkan cerpen ini" ami sudah sampai di ruang panitia pengumpulan cerpen.
       "baiklah kau akan terima hasilnya dua hari setelah hari ini" wanita berkaca mata itu pun mengambil cerpen nya dan memuatnya di dalam map yang besar bersama cerpen-cerpen yang lain.

        ami pun pergi ke ruang kampusnya dan bertemu hiruka sedang berdandan untuk kencan buta,
        "kau mau kemana.?" ami dudu tepat di depan hiruka yang sedang berdandan itu.
        "kencan buta.." ami agak terkejut dengan pernyataan hiruka itu.
        "lagi ? seingatku kau pernah bertemu dengan dengan orang yang sengaja memasang photo profilenya tampan namu kau bertemu orang aneh." ami pun menaikkan sebelah alisnya.
       "ayolah ami yang kesekian kalinya pasti tepat." hiruka masih saja syik berdandan.
       "bagaimana cerpenmu ?"
       "butuh dua hari lagi, agar aku tau hasilnya." ami mengernyitkan dahinya.
       "tenang... kau pasti menang." hiruka masih tampak sibuk dengan lipstick nya itu.
       "aku harap." ami hanya menarik nafas panjang dan tersenyum ke arah hiruka.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar