sakuranya sudah layu.
tidak terasa ami berada di korea sudah 3 hari ia juga tidak bertemu eiji .setiap eiji menelfon ami, ami selalu menolaknya. ia pun mulai dengan cerpennya yang baru, ia ingin melupakan apa yang terjadi. ami selalu bersama mizuki dan ryou . walaupun ryou adalah kakak panitia tapi dia selalu menjaga mizuki dan ami walaupun terkadang lebih dekat dengan mizuki.
"ami chan jangan sampai ada yang tertinggal." mizuki datang dan memasukkan botol-botol.
"ini botol apa mizuki chan ?" mizuki chan langsung membekap mulut ami.
"ini shamppo gratis hihihihi.?" ami langsung menggeleng-gelengkan kepalanya.
"tidak ada kabar dari eiji - sama" ami langsung terdiam dan tiak menjawab pertanyaan mizuki.
"oh .... aku mengerti." tiba-tiba terdengar ketukan pintu.
"ryou kun ada apa? " mizuki tanpak berbicara pada ryou dan sesekali melihat ami.
"ami aku dan ryou-kun pergi untuk mencari oleh-oleh ya......." ami hanya mengangguk dan memulai mengepack barangnya.
tidak beberapa lama ami terus mengepack barangnya.
"kau akan pulang ?" ami langsung berdiri tanpa memalingkan badannya ia merasa tidak asing dengan suara itu.
"ayolah...lihat aku.. mungkin inilah terakhir kalinya kau melihatku" suara itu semakin mendekat dan tangan yang ami tidak ingin lihat sudah melingkar di badannya.
"lepaskan eiji-kun." ami bahkan tidak melihat wajahnya.
"aku sudah minta maaf kan ? apa kau tidak mencintaiku lagi ?" ami pun berbalik badan.
"kau sudah bersama eunjo lalu apa pentingnya aku bagimu." ami pun mulai menangis dan eiji tak tau apa yang ami bicarakan.
"apa maksudmu dia hanya sahabatku ." ami pun menampar eiji dengan sangat keras.
"di depanku kau bilang dia sahabatmu tapi di belakangku kau begitu mesra dan menganggap dia kekasihmu, apa yang kau coba lakukan eiji.... biarkan aku sendiri."
eiji tampak bingung dengan apa yang terjadi bahkan ia hanya diam dan mengelus pipinya yang sakit . ami tidak pernah marah seperti ini.
"kau seperti maruko chan ami" eiji tersenyum dan melupakan rasa sakit yang ada di pipinya.
"eunjo itu adalah sahabatku kau mungkin salah paham saat dia bilang boyfriend kan ?" eiji pun mulai cerita semuanya.
*bersambung*
Tidak ada komentar:
Posting Komentar